Langsung ke konten utama

HMI DAN HARAPAN MASYARAKAT INDUSTRI

Oleh:

Ramdani Bader

Ketua Umum HMI Komisariat Syari'ah Iain Ternate


Himpunan mahasiswa Islam atau HMI merupakan salah satu wadah pemersatu seluruh anak bangsa, dengan berdasarkan pada prinsip keumatan dan kebangsaan. Melabelkan diri sebagai organisasi Islam, menjadikan nasionalisme sebagai teklain perjuangan. Kondisi Keislaman, keindonesiaan dan kemahasiswaan menjadi pijakan awal himpunan ini muncul untuk membebaskan belenggu yang ada pada rakyat Indonesia saat itu. 

Kenikmatan proses dalam himpunan ini telah mengajak seluruh kader untuk berpikir objektif, kritis, rasional dan sistematis upaya untuk selalu berpihak pada kebenaran (independen). 

Hmi dan Masyarakat pada umumnya telah menjadikan kepercayaan religius sebagai perekat dasar dalam pemersatu bangsa dengan berbagai ritualnya. Konsepsi tentang ketenagakerjaan tidak menjadi prioritas dalam paradigma masyarakat agamais, bahkan sedikit tempramen ketika  diskursus tentang struktur ketenagakerjaan. 

Maluku Utara sala satu sentral operasi industri pertambangan yang terbanyak di antara banyaknya provinsi di Indonesia. Lahan pekerjaan yang di sediakan telah menarik simpati seluruh warga Indonesia dan juga kader HMI,  berbondong-bondong masuk dan bekerja guna menambah kebutuhan dasar hidupnya, ada yang menjadi pembelot korban, ada juga yang harus menjadi tawanan struktur bahkan parahnya sebagian dijadikan budak sejarah.

Romantisme politik yang di bangun telah mengadaikan jabatan bahkan tahta dalam wilayah teritorial nya, distance politik yang berkembang mengorbankan nyawa generasinya, performance politiknya mencerminkan prinsip kebersamaan menjadi buram dalam sejarah perjuangan bangsa.

HMI dan masyarakat agamais telah terjebak dalam orientasi masyarakat industri yang bergerak selalu dalam kungkungan kekuasaan. HMI berupaya mempertahankan diri dari prinsip awal, malah jatuh dan termakan arus rakusnya wacana ketenagakerjaan. Dampak sosial terjadi karena pengaruh agama terhadap perkembangan ekonomi dan politik (Weber).

HMI menjadi (Harapan Masyarakat Industri) dewasa ini. Dengan kehendak bebas berafiliasi di segala sektor pertambangan yang ada,  sehinga menaruh harapan bahwa HMI mempunyai sepak terjang dalam mengawal rekam jejak setiap industri pertambangan yang ada. mungkinkah begitu? Ataukah begini? Pada ujung-ujungnya rakyatlah yang di kolonisasi oleh kader HMI sendiri.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEREMPUAN DAN WUJUD LUKA

Oleh:   Nursalima Yoisangaji Yang  menjadi  pusat  perhatian  masyarakat secara umum terhadap perempuan adalah suatu objek yang tiada arti, lemah, terendah. Banyaknya stigma-stigma buruk yang selalu coba dilontarkan kepada setiap perempuan, hal ini yang menjadi kecenderungan dan budaya masyarakat secara sistematik. Langkah yang di ambil oleh setiap perempuan selalu menghadirkan pemahaman yang menyesatkan bagi perempuan sendiri, sekalipun dalam hal kebaikan dan kebenaran yang seharusnya kita bisa berbangga atas itu. Bagaimana seorang perempuan itu bisa menggali potensi dasarnya sebagai mahluk tuhan (perempuan), Imam Khomeini coba membuka cakrawala potensi yang dimiliki seorang perempuan. Pentingnya peran perempuan dalam membangun sebuah peradaban. Namun Sulit untuk menyatakan secara pasti jika kesadaran dan cara berfikir masyarakat masihlah berbekas kebudayaan silam Yang selalu menganggap suatu keberhasilan takkan bisa di genggam oleh yang namanya perempuan Hal i...
 SEKTOR PARIWISATA NYARIS TUMBANG AKIBAT COVID-19 Oleh: Astuti Alim     Wasek Internal Kohati komisariat syariah Dalam kehidupan, manusia selalu berusaha untuk memenuhi segalah kebutuhanya,Meskipun pada akhirnya tidak semua kebutuhan tersebut dapat di penuhi di karenakan banyak faktor yang mempengaruhinya di antaranya: kemampuan financial, kesadaran, maupun keterbatasan jumlah barang dan jasa yang tidak sebanding dengan meningkatnya kebutuhan manusia yang seolah-olah tidak terbatas. Sejak adanya instrruksi menjaga jarak sosial dan beraktifitas di rumah saja, sektor pariwisata lesu. Bahkan kelesuan itu sudah di rasakan sebelum Indonesia mengumumkan pada pasien positif corona pada awal Maret 2020 lalu. Dampak COVID – 19  yang muncul sejak akhir tahun 2019 lalu tidak hanya kesehatan saja, perokonomkan di berbagai Negara pun turut terkena imbasnya. Indusrti pariwisata sala satunya, Melemahnya industry pariwisata akibat COVID-19 hal ini juga terjadi di Indonesia beberapa ...

WOMEN NOT ONLY IN THE MIND

Oleh: Nursalimah Yoisangaji Sekertaris Kohati HMI Komisariat Syariah Iain Ternate Periode 2022-2023 Di dalam pandangan masyarakat perempuan adalah suatu keutuhan dalam meningkatkan potensi sebagai produk domestik dengan terus menempatkan perempuan sebagai skala subordinasi. hal ini bukanlah stigma yang baru terdengar di telinga, bahkan menjadi suatu keudayaan masyarakat secara meluas terhadap perempuan, hal ini dapat dijuluki sebagai diskriminasi dasar terhadap perempuan. karena pandanggan atau pola berfikir masyarakat terhadap perempuan hanyalah pada sisi terendah, hal ini akan menjadi budaya yang terstruktur sehingga akan berdampak pada setiap generasi perempuan yang akan terkungkung atas budayanya dan ruang berekspresi untuk perempuan sudah tidak lagi di mumpuni, dengan demikian stigma-stigma ini dapat menghadir problem yang secara otomatis membuat ruang gerak perempuan itu vakum.  paradigma masyarakat inilah yang harus diubah, dengan cara perempuan terus menghadirkan sesuatu ya...