KOHATI KOMISARIAT SYARIAH IAIN TERNATE
Kohati ialah satu lembaga dalam HMI yang menghimpun seluruh kader HMI-Wati, dibentuk pada 11 Juni 1966 dan di sahkan pada 17 September 1966. Awal mula pembentukan KOHATI mengalami berbagai macam tantangan baik itu internal maupun eksternal, namun tantangan dan rintangan itu mampu terlewati hingga saat ini berkat semangat dan konsistensi kader-kader KOHATI.
17 september 1966 M, perjuangan yang begitu banyak makna. Korps HMI-Wati adalah salah satu Lembaga khusus dari Himpunan Mahasiswa Islam. Tanpa disadari hari ini KOHATI sudah memasuki usia yang ke-56 tahun, umur ini bukanlah umur yang masih muda jika di ibaratkan pada umur manusia umur ini adalah rentang tertua, jika dipandang fisiknya ia akan terbaring di tempat tidur dan mungkin sudah tak berdiri tegak lagi. Sejarah tersebut adalah trgedi pertumbuhan Darah perjuangan yaitu semangat membasahi Seluruh tubuh para pejuang. Meski demikian KOHATI telah lahirkan dan tak dapat dinafikan bahwa Perempuan-perempuan hebat adalah separu dari perempuan yang berKOHATI
KOHATI juga adalah perempuan-perempuan muslimah yang Dimana setiap gerakan dan gerak KOHATI dilandasi dengan Al-Qur'an dan hadist sebagai nafas kehidupan sehingga kohati saat ini harus mampu menjadi KOHATI yang lebih tangguh lagi yang tidak hanya dipandang pada fisiknya serta loyalitasnya pada organisasi saja namun dilihat bagaimana menjadi seorang perempuan sholeha sebab menjadi seorang perempuan haruslah berkualitas agar mampu menjadi seorang ibu yang membesarkan generasi dengan baik untuk masa depan negara yang lebih baik. Kemudian Perempuan sebagai tiang agama serta tiang negara tentunya perempuan tak hanya sosok yg lemah lembut dan penuh kasih sayang tiang negara menggambarkan peran perempuan yang mampu menjadi penopang bagi masyarakat secara juga sebagai penopang keberhasilan suatu generasi yg mana menjadi titik awal kebangkitan suatu bangsa
Di umur yang ke-56 tahun ini dari sejak KOHATI berdiri masih tetap pada tujuannya serta makna yang sama yakni “Terbinanya Muslimah berkualitas insan cita” sehingga perlu adanya pemaknaan kembali.
Saat ini KOHATI dalam keadaan yang bimbang diperhadapkan dengan berbagai masalah baik itu kekerasan pada perempuan maupun anak yang masih saja rentang terjadi dimuka bumi ini. namun hal ini bukanlah tamparan baru bagi para KOHATI, hanya saja akan disayangkan apabila seorang KOHATI melalaikan dan tiada andil dalam menjawab problem-problem sosial,
Agar Wadah yang didirikan dengan penuh pertimbangan dan gejolak kini tidak terbaca suram semudah senyuman yang tergambar dikala itu, kita sebagai KOHATI perlu meresapi peristiwa bangkitnya KOHATI dulu, niat memakai semangat Perjuangan yang tak mengenal lelah mengambarkan niat pejuang perempuan peradaban bagi para penerus KOHATI.
Wadah ini lebih khususnya di bentuk untuk dapat membina dan mendidik kader-kader HMI Wati agar lebih mandiri, menyadarkan kepada setiap KOHATI bahawa mereka, kalian, dan kita adalah pembinaan dan pendidikan generasi maka dari itu perlu kiranya membenahi diri dan turut berjalan pada garisnya yang berfungsi dan berperan demi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia, melalui progresif santun dan bersahaja (merawat melatih agar tetap tumbuh dan subur) ,juga melatih yang dirawat dengan kasih ini dapat tercium aroma wanginya di masyarakat luas.
Olehnya itu diumur yang sudah sangat tua ini Kohati harus tetap memiliki power of solution dalam menjawab tantangan jaman. Karena perempuan belum tentu kohati, namun KOHATI sudah pasti perempuan, tetap tumbuh dan mekar untuk semakin besar dalam Himpunan yang menjadi satu harapan bagi masyarakat, dengan cara beriring-iringan tangan agar terwujudnya suatu cita-cita bersama.
Jayalah KOHATI bahagia HMI yakin usaha sampai mati.

Komentar
Posting Komentar
Mohon berkomentar dengan sopan